Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa KKN UINSU Tanam 250 Bibit Pohon di Titik Rawan Banjir Desa Nahornop Marsada

Jumat, 07 Agustus 2026 | 18:09 WIB Last Updated 2026-09-14T14:37:16Z

RuangSikap – Tapanuli Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) 2026 Desa Nahornop Marsada melaksanakan aksi penanaman pohon di sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami banjir di Desa Nahornop Marsada, Jumat (7/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN UINSU terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam. Aksi penghijauan ini juga menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan bermasyarakat.


Sebanyak 250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 125 bibit Meranti dan 125 bibit Afrika. Seluruh bibit merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Asahan Barumun untuk mendukung kegiatan penghijauan dan pemulihan lingkungan di Desa Nahornop Marsada.


Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN UINSU bersama Kepala Desa Nahornop Marsada beserta jajaran pemerintah desa. Lokasi penanaman dipilih pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penghijauan dan berpotensi mengalami banjir.


Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa bersama pemerintah desa terlebih dahulu mendapatkan pengarahan mengenai teknis penanaman. Pengarahan tersebut dilakukan agar bibit dapat ditanam dengan baik dan dipelihara sehingga dapat tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.


Selain melakukan penanaman, mahasiswa KKN UINSU juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Menjaga lingkungan dipandang tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab manusia terhadap alam dan Sang Pencipta.


Nilai-nilai ekoteologi menjadi salah satu dasar dalam kegiatan tersebut. Melalui pendekatan ini, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penghijauan, tetapi dapat tumbuh menjadi kesadaran bersama untuk menjaga alam secara berkelanjutan.


Penanaman 250 bibit pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kawasan sekitar, antara lain membantu meningkatkan daya serap tanah terhadap air, mengurangi risiko erosi, serta mendukung upaya mengurangi dampak banjir.


Mahasiswa KKN UINSU juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Nahornop Marsada mengenai pentingnya penghijauan dan pemeliharaan lingkungan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus dilanjutkan meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.


Aksi penanaman pohon berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa KKN UINSU kepada masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari.


(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update