RuangSikap – Batu Bara – Aliansi Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat Batu Bara (GEMBARA) memutuskan meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kabupaten Batu Bara, Senin (3/8/2026). Aksi walk out tersebut dilakukan setelah rapat yang membahas dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dan barcode tidak kunjung dimulai sesuai jadwal.
Berdasarkan agenda yang telah ditetapkan, RDP dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Namun hingga sekitar pukul 10.40 WIB, rapat belum juga dimulai. Aliansi GEMBARA juga menyebut sejumlah pihak yang dijadwalkan hadir, di antaranya perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara, pengelola SPBU, serta unsur DPRD Kabupaten Batu Bara, belum berada di ruang rapat.
Merespons kondisi tersebut, massa aksi memutuskan meninggalkan forum sebagai bentuk protes atas molornya pelaksanaan RDP.
Koordinator Aksi Aliansi GEMBARA, Ridho Hamdani, mengatakan pihaknya hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait persoalan BBM subsidi di Kabupaten Batu Bara. Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan rapat dan belum hadirnya sejumlah pihak yang berkepentingan membuat forum tersebut tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
"Ini bentuk pelecehan terhadap mahasiswa dan masyarakat. Kami datang membawa keresahan masyarakat terkait kelangkaan BBM, tetapi forum diulur-ulur dan pihak-pihak yang menjadi kunci pembahasan tidak hadir," ujar Ridho.
Aliansi GEMBARA meminta DPRD Kabupaten Batu Bara menjadwalkan ulang Rapat Dengar Pendapat dalam waktu paling lambat tujuh hari kerja. Mereka juga mendesak agar seluruh pihak yang berkaitan dengan pembahasan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dan barcode dapat dihadirkan pada agenda berikutnya agar persoalan tersebut dapat dibahas secara menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DPRD Kabupaten Batu Bara maupun pihak terkait lainnya mengenai keterlambatan pelaksanaan RDP tersebut. RuangSikap.id masih berupaya memperoleh konfirmasi, dan berita ini akan diperbarui apabila telah ada tanggapan resmi dari pihak terkait. (J)
(Editor : Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar